Jalani saja, manfaatkan waktumu!

Rabu, 10 Juni 2015

Aneh, Gak Aneh Ini Nyata...



Aneh,Gak Aneh Ini Nyata
Ya beginilah, kehidupan orang pinggiran. Dikatakan belum tersentuh perkembangan, enggak juga ya. Tapi ini nyata……
Untuk makan pun,sulitnya minta ampun. Apalagi mau membeli sandal jepit yang harganya Rp.4000. Ini bukan ibarat…Tapi ini nyata…..
Kisah Andri asal Ngawi siswa kelas 3 SMP yang hanya hidup dengan si mbhnya, dan hanya memiliki 3 pasang pakaian ganti. Gimana coba, miris terenyuh…. Dan kisah sinar-sinar lainnya……..
Tidak adil banget, disaat para pejabat kita pamer Lamborghini lah, pamer kebaya saat pelantikan lah, pamer ini lah, pamer itulah. Rakyat menjerit, “Kok…Poro pemimpin ku duit e podo akeh yo! Opo untung e rakyat cilek bayar pajek, ning rakyat cilik ora iso penak”… “Terus piye yen rakyat mutung moh bayar pajek, monggo tanggungan e negoro bayar o duhhhh poro pejabat”…..
Ini INDONESIA, ini bukan panggung… Bukan panggung yang melahirkan pemenang dan ada yang kalah. Ini Negara bro…
Negara yang susah payah dibentuk dan berdiri. Kemerdekaan ini melalui proses yang panjang dan sangat sulit, untuk meruntuhkannya gampang. Tapi mempertahankan sulit…Kalau begini terus, gejolak Politik semakin berkobar-kobar. Mau jadi apa?
“Apa kata Dunia? Jika Kita perang politik begini”…
“Rakyat tak enak, pejabat enak-enakan”…
“Inilah dunia kita”
Hiruk pikuk Kota Jakarta, nah itu gambaran kita sekarang… Semraut… Jalur-Jalur sudah diatur, tapi masih nyrobot sana-nyrobot sini. Mungkin atasan kita ya begitu,,, sudah dapat jatah…..ning rakus…
Oh…Tuhan…
Kata penyanyi yang ngamen “Ya beginilah…pak..bu..mbk-mbk...lan mas-mas…inilah Indonesia banyak pengamen dan pengemis”…
Mereka melakukan ngemis bukan tanpa sebab dan alas an, mereka ada yang merasa frustasi dengan kehidupannya, dan mereka menganggap itulah cara yang terbaik untuk keluar dari permasalahan dunia ini.
Baru-baru rakyat di buat stroke gara-gara Pilkada tidak langsung. Nyawa kita hamper dipucuk……
Bagaimana tidak……….salah satu nyawa rakyat adalah itu…. Kita menginginkan pilkada secara langsung. Artinya Rakyat yang harus menentukan sendiri, bukan kaum elite politik. Dimana letak Demokrasi Kita “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat”…
Satukan kekuatan rakyat untuk Indonesia yang lebih baik…
Memang aku tidak melanjutkan studi di Universitas ternama, elite… Tapi aku punya mimpi. Dan suatu saat aku pasti akan meraihnya. Dan membuat rakyat kecil seperti aku bisa bahagia,sejahtera. Tunggu saja… I can… Be Yess… Selagi kita sanggup, mari terjang terus sampai akhir tujuan utama kita. Soo “Kulo pasti Saged”
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Comments